gemakeadilan.com - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (BEM FH Undip) melalui Bidang Hukum, Sosial, dan Politik kembali menggelar Seminar Nasional Pekan Progresif 2025 dengan tema “Realisasi Keadilan Substantif melalui Pengujian UU Minerba sebagai Wujud Pemenuhan Hak Konstitusional Warga Negara”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh, Semarang, pada Sabtu (8/11/2025) ini menjadi ruang diskusi akademik yang hangat antara praktisi, akademisi, dan mahasiswa dari berbagai universitas.
Koordinator 2 (dua) Pekan Progresif, Tegar Abdillah, menjelaskan terkait latar belakang pemilihan tema dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan, “Tema ini kami pilih karena isu mengenai pengujian Undang-Undang Minerba masih menjadi perdebatan hangat di ranah hukum dan kebijakan publik. Selain itu, ada dinamika hukum terbaru terkait uji materi yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi mengenai pasal-pasal dalam UU Minerba yang dinilai belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan bagi masyarakat dan lingkungan. Kami ingin mengangkat isu ini karena menyangkut kepentingan publik yang luas, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam yang adil dan berkelanjutan.”
Ia juga menambahkan bahwa keadilan substantif merupakan konsep ideal yang tidak mudah diwujudkan. Melalui tema tersebut, pihaknya ingin menyoroti dua hal penting: pertama, bahwa sistem hukum di Indonesia masih menghadapi tantangan besar untuk mencapai keadilan substantif; dan kedua, bahwa sudah terdapat langkah konkret menuju ke arah tersebut, baik melalui peran akademisi, advokat, maupun lembaga peradilan. Oleh karena itu, seminar ini diharapkan dapat mendorong peserta untuk memandang hukum tidak hanya dari sisi formal, melainkan juga dari nilai-nilai keadilan yang lebih mendalam.
Acara ini menghadirkan sejumlah pembicara ternama di bidang hukum, antara lain Prof. Dr. Arief Hidayat, S.H., M.Si. selaku Hakim Konstitusi RI; Adian Napitupulu, S.H. (Wakil Ketua BAM DPR RI); serta Prof. Dr. Ani Purwanti, S.H., M.Hum., dosen ahli Hukum dan Masyarakat FH UNDIP. Turut hadir pula Paulus Reinhard Maruli Siagian, S.H., Associate in Saor Siagian & Partners, serta Cornelius Gea, S.H., M.H., Kepala Divisi Operasional LBH Semarang.
Kegiatan Seminar Nasional Pekan Progresif 2025 ini diselenggarakan sebagai puncak dari rangkaian Pekan Progresif Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Acara diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan dari Ketua Pelaksana serta Dekan Fakultas Hukum UNDIP. Setelah itu, kegiatan berlanjut ke sesi inti berupa seminar nasional dengan menghadirkan sejumlah pembicara ahli, kemudian diakhiri dengan sesi tanya jawab, penyerahan kenang-kenangan, serta penutupan oleh panitia.
Tegar Abdillah turut menjelaskan bahwa kehadiran para pembicara dalam kegiatan ini memiliki alasan tersendiri. Setiap pembicara dipilih karena memiliki keterkaitan langsung dengan isu sumber daya alam, keadilan konstitusional, serta hukum pertambangan. Dengan demikian, peserta diharapkan memperoleh wawasan yang lebih luas, tidak hanya dari sudut pandang hukum positif, tetapi juga dari aspek etika dan sosial.
Ia menuturkan pula bahwa Seminar Nasional Pekan Progresif 2025 ini terbuka untuk umum, dengan fokus utama pada mahasiswa hukum dan masyarakat akademik. Meskipun demikian, kegiatan ini juga membuka ruang bagi siapa pun yang tertarik dengan isu hukum, lingkungan, dan keadilan sosial. Tegar menekankan bahwa keberagaman peserta akan memperkaya perspektif dan memperluas diskusi yang muncul dalam forum ini.
Menutup penyampaiannya, Tegar Abdillah mengatakan, “Harapan kami, seminar ini tidak berhenti pada diskusi akademik saja. Kami ingin peserta khususnya mahasiswa hukum lebih kritis, reflektif, dan peka terhadap isu-isu keadilan konstitusional di sektor sumber daya alam. Selain itu, seminar ini juga diharapkan menjadi bentuk kontribusi akademik dalam memberikan masukan terhadap pemerintah dan pembuat kebijakan agar lebih memperhatikan nilai keadilan substantif dalam setiap produk hukum.”
Reporter : Amellia Rachmayanti dan Rahma Alfika
Penulis : Fildzah Shafa Ghani
Editor : Rizki
Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi Reporter